Peradaban adalah ultima. Ia hadir dalam damai, kini dirubah jadi konflik. Di tengah ketimpangan sosial, korupsi sistemik, dominasi oligarki, dan menguatnya neoliberalisme, muncul pertanyaan mendasar: ke mana arah perekonomian bangsa, dan siapa yang sesungguhnya diuntungkan oleh sistem yang berjalan?
Sekolah Kejeniusan Ekopol Konstitusi: Kontra Skema Neoliberalisme dari Nusantara menghadirkan gagasan tandingan yang berakar pada kearifan Nusantara, Pancasila, dan konstitusi sebagai landasan membangun kedaulatan ekonomi rakyat. Buku ini mengajak pembaca menelusuri persoalan ekonomi-politik Indonesia secara kritis, mulai dari relasi kekuasaan, kemiskinan, kecemasan sosial, hingga pergeseran nilai moral dan spiritual dalam kehidupan berbangsa.
Melalui pendekatan ontologi, epistemologi, aksiologi, dan penelusuran sejarah pemikiran, buku ini mengembangkan refleksi tentang hubungan ilmu pengetahuan, pendidikan, kekuasaan, dan keadilan sosial. Kritik terhadap pendidikan nasional yang terasing dari realitas geostrategis, kemaritiman, kebencanaan, dan konstitusi menjadi bagian penting dari upaya membangun imajinasi kritis yang berakar pada pengalaman Nusantara.
Tidak berhenti pada kritik, buku ini menawarkan pemikiran mengenai perancangan undang-undang perekonomian nasional, peralihan dari ekonomi kolonial menuju kedaulatan ekonomi, serta rekonstruksi nilai-nilai ekonomi-politik Pancasila. Seluruh gagasan tersebut bermuara pada pencarian mazhab pemikiran yang menempatkan rakyat sebagai subjek utama pembangunan.
Buku ini merupakan undangan untuk berpikir ulang, menggugat kemapanan, dan merumuskan masa depan Indonesia yang berdaulat, berkeadilan, serta bermartabat.
Reviews
There are no reviews yet.
Be the first to review “Sekolah Kejeniusan Ekopol Konstitusi: Kontra Skema Neoliberalisme Dari Nusantara”Cancel Reply
Reviews
There are no reviews yet.